October 15, 2018
Breaking News

Ketahui Trimester Kehamilan Anda Dengan Tepat

Memang benar, pengalaman kehamilan pastinya akan berbeda antara satu bumil dengan yang lainnya. Ada sebagian bumil yang merasa baik-baik saja ketika kehamilannya masih berada di trimester pertama kehamilan sehingga masih bisa menjalankan aktivitas seperti iasanya. Namun ada juga yang mengalami beberapa perubahan kondisi tubuh, sehingga mereka harus melalui trimester pertama kehamilan ini dengan penuh perjuangan.

Kondisi yang sering dialami oleh para ibu hamil di masa trimester pertama kehamilannya yaitu kondisi morningsicknes. Mungkin moms sering mendengar, bahwa seorang ibu hamil kerap kali mengalami mual yang disertai muntah atau bahkan ibu hamil yang mengalami ngidam, nah itulah yang disebut dengan morningsicknes. Kondisi ini nyatanya dialami oleh hampir 85% ibu hamil.

Morning sicknes ini umumnya terjadi karena adanya lonjakan kadar hormon hCg di dalam tubuh. Kenapa morning sicknes umumnya terjadi di pagi hari? Hal ini di karenakan ketika tidur, kondisi lambung tengah dalam keadaan yang kosong, dan kondisi ini akan memicu asam lambung naik ketika terbangun. Akhirnya akan muncul mual dan diakhiri dengan muntah.

Perkembangan janin di trimester pertama kehamilan

Nah, di bawah ini ada beberapa perkembangan janin yang harus moms ketahui ketika kehamilan trimester pertama, diantaranya adalah sebagai berikut:

Usia 0-3 minggu

Periode ini nyatanya bisa disebut dengan periode perkembangan zigot. Dua minggu pertama kehamilan setelah terjadinya proses pertilasi, biasanya zigot akan berkembang menjadi blastosis, dan setelah itu akan terjadi proses implantasi di bagian dinding endometrium yang terjadi selama 6-7 hari setelah masa fertilasi. Bukan hanya itu, sejumlah sel yang berada di bagian dinding blastos yang memiliki permukaan tebal juga akan ikut berkembang menjadi embrio, sedangkan untuk sel yang berada di bagian luar akan tertanam di bagian dinding Rahim kemudian akan membentuk plasenta.

Usia 3-8 minggu

Hasil dari pembuahan ini disebut dengan embrio, yang mana akan terbentuk ketika kehamilan memasuki minggu ke-3. Di periode ini, hormon hCG akan terus meningkat serta bisa dideteksi dengan menggunakan tespack atau tes air kencing.

Memasuki minggu ke 4-5, denyut jantung janin sudah bisa dideteksi dengan menggunakan pemeriksaan USG transvaginal. Ketika memasuki usia kehamilan 7 mingggu, umumnya embrio akan memiliki ukuran sekitar 22-24 mm, dimana bagian kepala dan badan sudah mulai terbentuk.

Usia 8 minggu

Di usia kehamilan 8 minggu ini, bakal janin sudah berukuran sekitar 4 cm. Crown to rump light (CRL) sudah bisa di ukur dengan menggunakan USG transabdomen. Ukuran dari CRL ini merupakan suatu patokan untuk memprediksi usia kehamilan Anda ya moms.

Di usia ini, kondisi jantung janin sudah bisa dikatakan lengkap, itu artinya sudah terdiri dari 4 rongga. Termasuk bagian sekat yang bertugas memisahkan ruang bilik dan juga serambi, serta kutup di antara beberapa ruangannya.

Usia 12 minggu

Di usia ini pertumbuhan dan perkembangan janin sudah meningkat cukup pesat. Bahkan bagian sel motoric janin sudah semakin terasah serta sudah bisa dirasakan. Bagian Rahim sudah mulai membesar mengikuti ukuran panjang dan berat dari embrio. Umumnya di usia ini janin sudah bisa di raba, yang mana berada percis di bagian simfisis pubis.

Untuk ukuran CRL sudah berukuran sekitar 6-7cm, yang mana diikuti oleh gerakan-gerakan janin yang mana sudah bisa menggeliat secara spontan. Bagaimana dengan alat kelamin janin? Untuk alat kelamin janin sudah mulai terbentuk, namun masih meringkuk. Bahkan bagian tulang juga sudah mulai terlihat yang mana diikuti pertumbuhannya dengan kulit, rambut, dan juga bagian kuku. Di usia kehamilan 12 minggu ini bagian jari janin sudah mulai bisa menutup.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *